Rabu, 12 Januari 2011

JADI SELEBRITIS, JADILAH PEMAIN TENIS!

Oleh : Suljiyah

Pasti kamu sering dengerkan yang namanya selebritis? Banyak orang yang bilang bahwa selebritis adalah artis-artis yang nampang di layar televisi. Beracting dengan karakter yang berbeda. Kita bisa berlomba-lomba menjadi selebritis. Terkenal dan dibincangkan banyak orang. Tapi yang ini beda!
Udah tahu olahraga tenis meja donk! Kayaknya olah raga ini sudah tidak asing di telinga kita. Meski kedengarannya sepele, tenis meja bisa mengangkat prestasi kita. Kita juga bisa  jadi selebritis lho!! Siapa sangka? Nama kita bisa melambung. Banyak dikagumi dan dibincangkan banyak orang. Tentunya pada sisi yang positif. Bagaimana bisa? Bisa donk, yaitu dengan menjadi juara.
”Saya bahagia dan bangga dengan diri saya sendiri. Tapi saya was-was. Soalnya saya akan maju ke tingkat Provinsi. Doain saya yach!” tutur Farah Damayanti (16) saat ditanyai. Rabu (12/03) kemaren. Siswa SMK Muhammadiyah Karangpucung ini berhasil mengibaskan kebolehannya. Dia mampu mengalahkan lawan-lawannya ketika bertanding di POPDA cabang Tenis Meja yang diadakan tanggal 17 Maret 2010 di Kab.Cilacap. Dia menjadi wakil sedistrik Sidareja. Cewek kelahiran 11 Februari 1994 itu akan mewakili Kab.Cilacap untuk maju ketingkat Provinsi.
”Awalnya saya hanya coba-coba ikut eskul tenis meja ketika di Sekolah Dasar. Pertamanya males banget, belum lagi gurunya yang galak. Tapi lama-lama asyik juga.” ujarnya.
Saat duduk di bangku SD ia mampu meraih satu medali perak. Yupzz sejak saat itu dia belajar secara berkesinambungan. Sampai pada akhirnya ia mampu mengumpulkan 2 buah medali perak dan satu medali emas. Medali perak ke duanya diraih tanpa ada bantuan dari pihak pengajar. Terkhusus sekolah. Tentunya dengan berbekal latihan sendiri dengan teman mainnya. Tapi karena keuletan dan dukungan dari temen-temennya, dia mampu menunjukan bahwa dia bisa.
Nah, ketika POPDA kemarin di Cilacap dia membuktikan kehebatannya. Berawal dari seleksi di tingkat distrik Sidareja tanggal 6 Maret 2010 di SMK Yos Sudarso Sidareja. Aksinya tidak bisa ditandingi wakil dari sekolah lain, hebat kan? Trus karena peringkat satu jadi dia mewakili distrik Sidareja di tingkat Kabupaten Cilacap. Dan hasilnya, dia memperoleh medali peringkat pertama.
”Sekarang saya harus terus berlatih karena nanti akan maju ke tingkat propinsi di Semarang, doain ya?” kata Farah akhirnya. Pasti kita semua berdoa smoga prestasinya terus naik dan naik.
Bukan  karena bakat kita bisa menunjukan prestasi. Tapi karena kita menekuni suatu bidang secara serius. Jangan takut saat kali pertama berlomba. Justru kekalahan harus menjadi tumpuan awal seperti menaiki tangga. Kita melangkah dari satu ruas ke ruas atas berikutnya. Thomas A Edison memecahkan beribu-ribu bola lampu hingga mampu menciptakan lampu pijar. So, jangan takut untuk gagal. Kesuksesan yang kita raih bukan hanya mengharumkan nama baik sendiri tapi keluarga, sekolah, dan lingkungan di sekitar kita. ”Seneng dweh punya temen the winner. Aku bisa ikutan belajar bareng dia. Sekolah kita juga bisa tersohor nech.” ujar Irfan salah seorang temannya.

KATA MEREKA





Supriyono S.pd : Guru Pelatih waktu di SD mengatakan bahwa :
”Diprediksikan bahwa farah mampu mengembangkan kebolehannya dalam tenis meja. Asal selalu di asah dan terus diasah”.

 



Irfan : Teman main tenis meja
”Sulit banget mengalah kan seorang Farah Damayanti. Saya saja yang cowok dikalahkan olehnya!”

 












Tidak ada komentar:

Posting Komentar